Photography Equipment

Lensa

13:02:00






Lensa merupakan pendamping dari sebuah kamera. Tanpa lensa kamera bukanlah sebuah kamera, karena lensa mempunyai fungsi sebagai alat untuk melihat objek. Penggunaan sebuah lensa harus dibarengi dengan kebutuhan atau kondisi pemotretan jangan sampai kita salah menggunakan sebuah lensa pada sebuah situasi pemotretan.

Dengan semakin banyaknya pengguna kamera DSLR saat ini membuat para vendor pembuat lensa membajiri lensa di pasaran mulai dari harga yang murah sampai yang seharga mobil mewah. Dengan kondisi seperti ini sebagai sorang pemula yang inggin menggeluti hobi fotografi alangkah baiknya kita mengenal dan mngerti tentang jenis dan fungsi dari macam-macam lensa di pasaran. Ingat jangan salah pilih.

Walau saat kita membeli sebuah kamera sudah beserta lensa kit atau yang lebih sering di sebut lensa standart, pada kenyataan nantinya kita akan membutuhkan lensa lain untuk kondisi pemotretan yang lain pula. Lensa kit ini mempunyai sudut yang hampir sama dengan mata kita saat memandang sebuah objek jadi menurut saya lensa jenis ini adalah lensa yang paling natural dalam menangkap objek, selain harganya yang relatif murah lensa ini juga cukup fleksibel untuk seorang pemula dan jangan salah lensa inipun mampu menghasilkan foto yang luar bisa bila kita mampu memaksimalkannya. varian dari lensa ini 18-55 mm atau 18-135 mm.
lensa kit 18-55 mm

contoh menggunakan lensa kit 18-55 mm



Lensa Fix


Dari namanya jelas bahwa lensa ini mempunyai Focal Leght (FL) yang fix alias tidak berubah-ubah, jadi lensa ini mempunya tujuan yang kusus pula saat di gunakan untuk memotret. Kelbihan lensa ini sangat ringan saat digabung dengan body kamera dan mempunyai bukaan diagfragma yang lebar  diantaranya f/1.4 dan f/1.8 sehingga mampu menghasilkan bokeh yang cantik pada hasil pemotretan. Bokeh adalah are blur pad senuah foto yang mampu membedakan objek dengan latar belakang atau DOF (Depth of Field).
Adapun bebrapa keunggulan lensa jenis ini, selain ringan dan Lensa fix mempunyai aperture maksimal yang memungkinkan kita memotret di kondisi minim cahaya. Dengan bukaan maksimal f/1.8 atau f/1.4, kita masih bisa memotret di kondisi cahaya yang minim, mungkin lensa lain sudah tidak berdaya dalam kondisi seperti ini, lensa ini mempunyai performa optik yang sangat bagus, dan untuk anda pencinta foto macro lensa fix mudah di madifikai menjadi lensa macro yang cukup handal.


Lensa Wide Angle

Dari jenisnya kita bisa tau bahwa lensa ini mempunyai sudut pengambilan gambar yang lebar, membuat objek yang masuk ke dlam frame bisa cukup banyak. Lensa ini cocok untuk pemotretan orang banyak dalan satu ruangan, seperti memotret keluarga dalam sebuah pernikahan di dalam gedung. Lensa mempunyai sudut pandang hampir 180 derajat, tapi foto yang dihasilkan biasanya mengandung distorsi mengembung di tiap sisinya. Varian dari lensa mulai dari 35, 28, 24, 21, 20, 18 and 14 mm


 Lensa fish eye


Lensa ini mempunyai karakteristik yang unik yaitu menciptakan foto dengan efect cembung atau oval, sesuai namaya lensa ini bagian atasnya melengkung atau mencembung seperti mata ikan. Lensa ini memnpunya sudut yang cukup lebar. Gambar yang dihasilkan bisa sangat memukau mata kita karena efect ovalnya, harganya termasuk dalam lensa yang mahal.

Lensa Tele


 

contoh foto dengan lensa tele 55-200 mm


Lensa ini berfungsi untuk mendekatkan objek yang jauh, jadi objek yang jauh masih akan mampu di rekam oleh kamera dengan kualitas yang bagus tanpa kita harus mendekayi objek itu sendiri. Lensa dengan ukuran di atas 75 mm ke atas termasuk dalam jenis lensa tele. Lensa ini cocok untuk pemotretan candid atapun untuk memotret model. Variasi dan seri lensa ini cukup banyak dan harganya bisa sangat mahal.

Berbeda dengan lensa wide angle, lensa tele digunakan untuk memperbesar objek yang jauh. Jika lensa wide angle digunakan untuk memperluas sudut pandang, maka lensa tele digunakan untuk mempersempit sudut pandang. Lensa tele umumnya digunakan untuk foto lanscape. Lensa yang memiliki ukuran 70mm keatas adalah termasuk jenis lensa tele



Lensa Zoom



 contoh Street Photography

Ini adalah lensa yang mempunyai retang focal bervariasi, atau bisa jadi ini adalah perpaduan lensa kit dengan lensa tele. Lensa jenis ini cukup fleksibel saat kita menggunakanya, seperti contoh lensa zoom dengan ukuran 18-200 mm, lensa ini sangat cocok untuk kita yang suka travelling alias jalan-jalan atau Street Photography dengan menggunakan lensa ini kita bisa mengambil foto dari jarak yang cukup dekat dan cukup jauh tanpa harus mengganti lensa. Karena fungsinya yang cukup fleksibel lensa ini sering disebut dengan lensa sapu jagad, kelbihannya lensa ini tidak terlalu berat saat bergandengan dengan body kamera jadi kita tidak terlalu terbeban saat berjalan-jalan.



Lensa Makro



contoh foto macro


Lensa jenis ini digunakan untuk memotret objek dari jarak yang sangat dekat, dengan perbadingan 1:1 dari objek aslinya. Objek yang dibidik biasanya memiliki ukuran yang kecil, hasil dari pemotretan menggunakan lensa jenis ini biasa di sebut dengan foto makro. Varian dari lensa ini antara lain: 100 mm, 150-200 mm, 50-70 mm. Memotret dengan lensa ini mempunyai tantangan yang berbeda dengan saat kita memotret dengan lensa yang lain, karena saat memotret objek yang kecil resiko kamera bergoyang sangat tinggi apalagi bila kita meotret mahluk hidup tentu kita harus lebih sabar.

Jujur saya paling suka menggunakan lensa kit 18-55 mm karena menurut saya cukup fleksibel saat digunakan untuk memotret, baik motret model atapun macro, klau mau motret macro tinggal tambahkan filter close up sesuai diameter ring lensa, langsung lensa ini berubah jadi lensa macro. Demikian tadi beberapa jenis lensa kamera DSLR yang tersedia di pasaran. Semoga bermanfaat.

Gambar lensa by Google

085740855573

Artikel menarik lainya

2 komentar